Hanya ingin mengisi waktu dan indahnya berbagi

Showing posts with label saham. Show all posts
Showing posts with label saham. Show all posts

07 June, 2017

Perusahaan Gas Negara - PGAS -07-06-2017

Isue Akusisi antara PGN dan Pertagas masih menjadi tanda tanya Besar. Tapi kebiasaannya akan bergerak Flat atau ditarik kebawah dulu. Jadi Simpulkan sendiri kalau udah dibawah

Rekomendasi : BoW

Salam
IMSA.
Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

Alam Sutra Reality - ASRI 07-06-2017

Kenyataannya project - project Mercusuar di GWK masih belum keliatan jalan. ASRI sudah cukup murah kalau diliat dari harganya. Tapi masih belum yakin karena project yg banyak belum jalan. Tarik Kebawah mang !!!!
WAIT and SEE

Rekomendasi : Wait and See 
Salam
IMSA.
Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

26 May, 2017

Media Nusantara Cintra - MNCN

Signal Up sudah muncul, saatnya beli di bawah. Media masih tetap jadi salah satu usaha yang menguntungkan, walaupun media online dan sosial media mulai menggerus perlahan 

Rekomendasi BoW 

Salam
IMSA.
Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Summarecon Agung - BoW

SMRA - 25/05/2017
 Lama tertidur, SMRA sudah ada pergerakan ke titik rendah dan mulai naik pada level awal. Saatnya keep utk beberapa tahun ke Depan 
Recomendasi BoW

Salam
IMSA.
Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

04 October, 2016

Tax Amnesty Mulai menunjukkan Taringnya

Setelah Buk Sri mengumumkan Tax Amnesty Cukup Sukses dengan mengumpulkan Sekitar 3 ribu Triliun, IHSG mulai mencapai puncak Tahunannya.
Secara Transaksi IHSG sudah mengalahkan Singapore dan Malaysia.
Saya pribadi Optimis bisa melanjutkan kenaikan utk tahun depan

15 August, 2016

Maret 2013 ADRO dipegang, Lepas Hari ini


Memang bener, orang sabar di sayang Tuhan.

Salam
IMSA.

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

04 August, 2016

Siloam Hospital (SILO) Buy On Weekness


Posisi mulai menunjukkan tanda- tanda bergerak naik. Bisa Koleksi di harga 10.300. Long Term

Salam
IMSA.

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

23 May, 2016

IHSG Menyentuh MA 120


Baru nyetuh di MA 120, masih nunggu motong di MA 60, kalau sudah ketemu kita mulai Akumulasi esok hari


Salam
IMSA

16 May, 2016

WOW ... Down ke 4.735, bagusnya pegang Cash Money

LQ 45 - 16/05/2016
IHSG 16-05-2015

Secara 3 hari berturut - turut di bawah 3.7XX, harus menunggu lebih lama dulu sampai ada sinyal BUY. Keep cash money aja dulu ya...wait and see

Salam
IMSA

13 May, 2016

Makin terpuruk di 4.761 perlu Bayam kah ?

Bayam mana ... bayam mana ? 
Jadi inget dengan Karakter Popeye di jaman kita masih anak - anak. Kekuatan IHSG pada hari ini 13/05/2016 lemah tak bertenaga. Setelah satu minggu bergerak di ranga 4.800 - 4.780, hari ini jebol juga ke 4.761. Masih percayakah dengan IHSG ?
IHSG 13 - 05 - 2016
Secara technical IHSG kemungkinan akan turun sampai menyentuh MA 120, dan dari titik itu saya prediksi akan Rebound ke atas. Namun tetap secara fundamental saya masih tetap percaya pertumbungan Indonesia masih akan Stagnan karena di pengaruhi China yang masih tetap di kisaran 7%. 

Kalau pegang uang Cash, boleh tunggu sampe MA 120 dan MA 60 saling bersinggungan.

LPKR ( Lippo Karawaci )

LPKR 13-05-2016
Saya pribadi melirik saham ini untuk jangka panjang. Pada Q1 tahun 2016 ini beban operasional LPKR naik hampir 26%, namun ternyata pertumbuhannya naik juga. Jadi kemungkinan mencetak laba di akhir tahun bakal mencapai target 

PGAS (Perusahaan Gas Negara)
Sedikit sentimentil dengan Emiten ini, walaupun cukup lama tidur, tp saya kok yakin Emiten ini bakal bisa naik secara perlahan
PGAS 13-05-2016
BOW (Buy on Weekness)

02 December, 2015

Window Dressing akhir Tahun

IHSG - 02/12/2015

Sudah menjadi "kebiasaan"  para Manager Investasi Besar melakukan Windows Dressing di akhir tahun, tujuannya untuk memoles lebih kinclong dana yang di kelolanya. Ada sisi positif yang dapat kita ambil dari kebiasaan akhir tahun. Saham - saham yang nyangkut bisa kita lepas, pegang cash money dan bersiap hadapi Tahun 2016. 

Bila dilihat secara Fundamental, seharusnya Saham - saham regional secara jangka panjang adalah "Bearish", ini disebabkan ekonomi China turun ke 5%-6% dan FED akan melakukan kenaikan suku bunga nya di akhir Tahun. Kalau ekonomi China turun 1% saja, efek ke Indonesia sekitar (minus) -0,2% s/d - 0,7%. 

Untuk The FED jadi menaikkan suku Bunganya, maka siap-siap Rupiah akan bergejolak lagi untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang, Rupiah jadi lebih sehat.
Mari kita bersiap merayakan tahun baru 2016 :) 

Salam
IMSA.

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

05 September, 2015

Wis To...gak Rupiah Aja yang terpuruk, EURO lebih parah tuh...

Poundsterling VS USD - 05-09-2015

Kadang sedikit koreksi adalah hal wajar, jangan selalu menyalahkan Presiden. Lha wong pak SBY prisiden masih banyak yg salahin beliau, Jokowi Presiden masih juga banyak yg marah - marah. Trus yang mau jadi presidennya Sopo ? Jarwo ???? Kerja.. Kerja..Kerja... pesimis mlulu

(Tulisan dibawah saya Sadur dari Mailing List, dan saya bandingkan dengan data yang ada ..ternyata masuk akal)

Banyak para pengamat secara membabi-buta bilang Indonesia saat ini krisis. Pernyataan ini menyesatkan dan tidak fair. Jika alasan jatuhnya rupiah, naiknya harga barang, naiknya tingkat pengangguran serta pertumbuhan ekonomi melemah dijadikan dasar tuduhan bahwa saat ini Indonesia krisis maka itu tidak tepat. Harusnya kalimat yang benar: “Dunia terancam krisis, bukan Indonesia!”

Lihat lah secara jernih: Lha wong Indonesia baik2 saja. Negara lain jauh lebih terguncang. Dimana tergunjangnya Indonesia?
Ini tuduhan2 para pengamat yang menuduh Indonesia saat ini krisis:
  • Tuduhan harga barang melonjak dimana.
Coba lihat data inflasi dari BI, itu Inflasi masih normal. Mungkin anda hidup sebagai kelas menengah kota yang paling kena dampak penarikan subsidi BBM sehingga teriak semua serba mahal. Lha apakah masyarakat yang bawah yang mayoritas (dan serta tidak pakai Medsos) merasa juga barang mahal? Faktanya data inflasi BI masih normal.

Data Inflasi 5 tahun terakhir: saat Agustus 2010 inflasi itu kira 6,2%. Saat ini inflasi sekitar 7,2%. Range inflasi di Indonesia normalnya itu antara 4-8%. Jadi dari mana datang logika Indonesia saat ini krisis?
  • Tuduhan Rupiah yang dituduh keok terhadap USD.
Rupiah memang jatuh tapi kejatuhan rupiah masih normal dibandingkan negara-negara lainnya. Lihat perbandingan kejatuhan rupiah terhadap USD dibandingkan mata uang lainnya.
Mata uang Rusia, Brazil, Turki, Meksiko, Malaysia, Eropa dalam Euro, Skandinavia, Kanada, Jepang, Korea Selatan itu lebih terpuruk dari pada rupiah. Jadi dari mana datang logika Indonesia saat ini krisis?
  • Tuduhan Tingkat pengangguran yang tinggi dan PHK meledak.
Sampai saat ini dari data statistik yang paling aktual (memang data bulan Juli 2015 belum ada), tingkat pengangguran Indonesia itu relatif rendah dibandingkan tingkat pengangguran negara-negara lain. Turki, Brazil, Kebanyakan Eropa apalagi Spanyol dan juga Perancis, Australia, Belanda, Kanada itu tingkat penganggurannya lebih tinggi dari Indonesia.
Selain itu trend tingkat pengangguran Indonesia turun. Paling tidak jika pertengahan 2014 tingkat penganggurannya 5,94 maka pada awal 2015 turun menjadi 5,81%. Sementara pernah diawal Januari 2010 tingkat pengangguran kita itu pernah 7,87%. Jadi tingkat pengangguran kita masih normal apalagi jika dibandingkan negara lainnya malah tingkat pengangguran Indonesia cukup moderat rendah. Jadi dari mana datang logika Indonesia saat ini krisis?
  • Tuduhan pertumbuhan ekonomi yang turun tidak mencapai target.
Benar tingkat pertumbuhan ekonomi kita dilakukan koreksi dibawah target yang dicanangkan. Hanya saja saat ini seluruh dunia juga pertumbuhannya turun. Jika dibandingkan dengan negara G-20 masih masuk 3 besar terbaik hanya dibawah India dan China. India pertumbuhan ekonomi pada kuartal awal 2015 7,5%, sedangkan Cina 7,0% dan Indonesia 4,8%.
Sementara negara-negara besar G-20 lainnya dibawah Indonesia pertumbuhannya. Untuk lebih fair negara-negara yang sama-saam berkembang seperti Brazil, Turki, Korea Selatan, Mexico, Argentina, itu semua pertumbuhan ekonominya dibawah Indonesia. Meskipun trend pertumbuhan kita relatif turun tapi banyak negara lain selain trendnya turun juga pertumbuhannya lebih rendah dari Indonesia. Jadi dari mana datang logika Indonesia saat ini krisis?

KESIMPULANNYA:

  1. Inflasi: Dalam data inflasi di Indonesia itu inflasi diatas 8% beberapa kali sering terjadi. Saat ini inflasi masih dibawah 8%. Rate rata2 inflasi kita itu normalnya antara 4-8% rentangnya.
  2. Kecuali mata uang rupiah memang itu saat ini lebih jelek sejak pasca krisis 98. Sejak pasca krisis 98 memang baru kali ini pernah menyentuh 14.000. Titik ini perlu diwaspadai tapi tidak perlu panik menganggap kita sedang krisis.
  3. Pengangguran itu angka diatas 2 digit pernah terjadi. Saat ini cuma 5% alias setengah digit! Jadi, sampai hari ini lonjakan pengangguran masih dalam katagori normal.
  4. Pertumbuhan Ekonomi, ini bukan pertumbuhan Ekonomi buruk buat Indonesia pasca reformasi. Memang turun tapi tidak buruk karena kita pernah beberapa tahun tumbuh sekitar 3-4% saja.
Tapi jika ada para pengamat yang menuduh kita ini kena krisis maka itu bukan pengamat melainkan provokator! Data-data yang relevan menunjukkan kinerja ekonomi kita jauh lebih baik dibandingkan dari banyak negara lainnya.

Sebaiknya tindakan para provokator dengan gaya mengatasnamakan masyarakat agar menimbulkan kepanikan harus kita lawan bersama dengan logika dan data yang benar.

Indonesia ini berada dalam track yang benar. Pembangunan berbagai infrastruktur digalakkan, perang terhadap para mafia digalakkan, berbagai pembenahan dilakukan. Ini semua butuh waktu sehingga kita sebagai bangsa bisa memetik hasilnya. Tentu saja kritik harus dilakukan demi membuat pembangunan ini semakin baik.

Tetapi jika saat kita membangun justru diganggu oleh agitasi massif dari para provokator atas nama kepentingan kelompoknya baik kelompok politik atau malah suruhan para mafia yang bisnisnya saat ini sedang diperangi oleh pemerintah, maka adalah tugas kita bersama untuk melawan para provokator yang sering sekali memberikan pernyataan-pernyataan yang menyesatkan.

Salam 
@IMSA

01 September, 2015

Meredanya Sakit kepala sejenak - 30/08/2015

IHSG 31-08-2015

Selama tiga hari kemarin IHSG dan Global secara bertahap memulihkan keterpurukannya, dimulai dengan beberapa berita dan data : 

  1. Bakal di naikkannya Suku Bunga The FED, yang rata2 memukul mata uang Emergency Country.
  2. Devaluasi Mata Uang China (Yuan), mengakibatkan kepanikan pasar yang luar biasa. Devaluasi Mata Uang China pertama kali di lakukan oleh Bank Central China, yang belum pernah di antisipasi pelaku. Secara kaca mata pelaku, informasi penurunan Ekonomi China diprediksi lebih besar dari dugaan semua pengamat. Ditambah adanya indikasi perang mata uang (Curency War) antara USD VS YUAN. Dampak perang mata uang ini mengakibatkan mata uang negara - negara ASEAN menjadi babak belur. Malaysia menjadi pemimpin kejatuhan ini, sedangkan Rupiah menjadi juara ke 2.
  3. Devaluasi Mata Uang Vietnam, walaupun tidak berdampak langsung terhadap Rupiah, namun beban phicology pelaku berada pada titik terbawah. Ketakutan akan Krisis pada tahun 1998 dan 2008 akan terulang lagi 
Namun semiggu terakhir badai Global sudah mulai tenang kembali. IHSG diharapkan melakukan konsolidasi kedalam. Peningkatan IHSG selama 3 hari ini sepertinya masih sangat rentan karena belum adanya Indikator positif yang bisa membuat hijaunya bursa. Dalam 3 hari ini masih terasa intervensi dari dalam yang belum mencerminkan Fundamental Indonesia, seperti 
  1. BPJS masuk ikut menjaga kejatuhan pasar.
  2. Mentri BUMN mengintruksikan Perusahaan Plat merah melakukan Pembelian Saham Kembali (Buy Back ) perusahaannya. Dengan dana 10 Triliun,harga perusahaan plat merah dijaga batas bawahnya
  3. Tanggal 17 September 2015 akan ada pengumuman The FED mengenai Suku Bunga Acuan
  4. Stimulus China yang menggelontorkan hampir 100 Miliar Yuan, mengakibatkan pasar China mulai bergairah.
Rekomendasi yang bisa di pakai utk minggu kedepan adalah 
  1. Finance 
Financial 31-08-2015

  1. Infrstuktur 
  2. Properti , walaupun masih kurang bagus, tp harga sudah banyak di bawah 

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Suksma 
@MSA

21 August, 2015

IHSG terkoreksi terdalam di kawasan Asia Tenggara

IHSG 21-08-2015

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk menutup pekan ini, Jumat (21/8). Data RTI menunjukkan indeks terkoreksi tajam 2,39% atau 105,9 poin ke level terendah 4.335,9 pukul 16.15 WIB.

Tercatat 234 saham bergerak turun, 59 saham bergerak naik, dan 63 saham stagnan. Perdagangan hari ini melibatkan 5,2 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,8 triliun.

Seluruh indeks sektoral pun memerah. Sektor trade memimpin pelemahan 10 indeks sektoral turun 3,27%. Selanjutnya diikuti infrastructure turun 3,25%, construction turun 2,82% dan finance turun 2,20%.

Aksi jual asing mencapai Rp 1,8 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp 1,3 triliun. Dengan demikian, net sell mencapai sekitar Rp 500 miliar.

Perang mata uang oleh China dan Vietnam membuat semua peta berubah total. Saat ini tidak ada indikator yang menyatakan bahwa rupiah dan IHSG akan baik - baik saja. Belum lagi masalah Suku Bunga FED yang katanya bakal bisa dinaikkan pada Bulan September 2015 ini. Bisa jadi IHSG jebol ke 3.9XX dan Rupiah ke 15.000. 

Masihkah ada peluang untuk akumulasi ? Wait and See

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Suksma 
@MSA

20 August, 2015

CPO masihkah menarik ?

Index Agri 20-08-2015

Masihkah menarik untuk perusahaan penghasil Crude Oil Palm ?
Mengapa bisa tidak menarik ? 

  1. Harga Minyak Dunia sudah di bawah $50 per barel,sebelumnya harga minyak selalu diatas angin  diatas $120 per barel.
  2. Harga minyak dari hasil bunga matahari dan kedelai masih cukup murah di pasaran dunia
  3. Black Campign dari negera penghasi minyak Bunga Matahari dan Kedelai yang memberikan informasi bahwa perusahaan - perusahaan penghasil CPO (minyak sawit) tidak ramah lingkungan. 
Dari tiga alasan diatas saja sudah membuat kita berfikir berkali-kali untuk membeli perusahaan yang berbau Minyak Sawit. Tapi tunggu dulu, ada alasan lain yang bisa kita sedikit berfikir untuk memegang saham perusahaan sawit ini.
  1. Kelapa sawit adalah produk terbarukan, jadi secara kapasitas akan berkelanjutan. Asalkan perusahaan itu memiliki pohon sawit muda dan regeneratif. Silahkan pilih perusahaannya.
  2. Tahun 2015 pemerintah mengeluarkan keputusan untuk menggunakan minimal 15% Bio solar dari CPO. Hanya dengan penggunaan 15% CPO untuk Bio Solar saja perusahaan Kelapa Sawit sudah mendapat kontribusi penjualan 10% - 20% kas mereka.
  3. CPO yang ada di Indonesia 45% adalah milik petani dan plasma perusahaan, jadi secara ekonomis sangat membantu petani di dalam negeri (masih idealis nih)
  4. Masalah harga minyak dunia, saya rasa ini kepentingan Politik tingkat tinggi (yang saya sendiri tidak paham), bahwa anggota OPEC sangat menginkan ongkos produksi selama ini sangat tinggi (diberlakukan oleh "perusahaan besar" Amerika) dipaksa untuk menurunkan Operasional Cost mereka. Ditambah Iran sudah terbebas dari Embargo Ekonomi setelah menanda tangani kerjasama Nuklir dengan Eropa dan USA. 
Jadi kalau menurut saya, perusahaan penghasil CPO masih sangat menarik untuk dikoleksi dalam waktu jangka menengah ( 2-3 tahun ke depan). Saat ini valuasi emiten CPO sudah Undervalue. 
Sementara yang bisa dilihat saham CPO :
  • AALI
Saham milik Anak perusahaan Astra Internasional ini sudah cukup rendah dibandingkan sesama perusahaan yang bergerak di Kelapa Sawit. Group ini sangat saya sukai karena memiliki Management yang sangat "friendly" terhadap investor retail. Saatnya membeli disaat sudah murah 
AALI 20-08-2015
  • LSIP
Sama halnya dengan AALI, LSIP memiliki menagement yang cukup solid dalam menjalankan perusahaan. Namun memang keadan harga CPO dipasaran yang mengakibatkan saham ini terjerembab dan harus memangkas operasional perusahaan habis - habisan.
LSIP 20-08-2015

  • BWPT
Sempat menjadi bulan - bulanan kemarahan Investor Retail akibat management Right Issue setengah harga, namun kemudian ada sedikit harapan disaat Goup Rajawali menjual 60% saham yang meraka pegang ke Felda Global Ventures Berhad (FGV). Asal tahu saja, FGV memiliki enam bisnis utama yakni kelapa sawit hulu dan hilir, karet, gula, riset dan pengembangan jasa agri, transportasi, logistik dan pemasaran. FGV beroperasi di 10 negara di Asia, Amerika Utara dan Eropa. Akhir tahun lalu, Rajawali mengakuisisi BWPT di harga Rp 400 per saham melalui skema right issue
BWPT 20-08-2015
Akhirnya semua analisa dan prediksi selalu diakhir dengan keputusan masing -masing pelaku. Jadi pertimbangkan sebaik mungkin uang anda !

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Suksma 
@MSA

18 May, 2015

Pengen Punya Rumah Sakit ? Tapi ga lulus jadi Dokter.... caranya ?

SILO - 18/05/2015

Beli Siloam International ....
Memang saat ini harga belum terlalu murah untuk kelasnya, tapi kenyataan Group Lippo memiliki Track Record yang cukup bagus di kalangan Holding Company di Indonesia. Rata - rata Group Lippo pada naik cukup signifikan di tahun 2014. Laporan keuangan rata - rata Goup ini cukup ciamik. Digawangi Moctar Riady, Group lippo menjadi salah satu company yang mulai naik daun setelah krisis moneter 1997.

Kembali ke Siloam Hospital, setalah beberapa tahun kebelakang melakukan ekspansi ke seluaruh Indonesia membanngun Rumah Sakit kelas "Premium", Siloam (SILO) kembali melakukan ekspansi keluar Indonesia. 

"Lippo Group mengepakkan sayap usahanya di kawasan Asia Tenggara. Kali ini ada 12 rumah sakit akan dibuka di Myanmar, dengan total investasi tak kurang dari US$ 500 juta. Wakil Chairman Lippo Group, James Riyadi mengatakan, pekan lalu Lippo Group telah mendapat approval untuk meresmikan beberapa rumah sakit yang sudah diambil alih. Dalam waktu satu-dua bulan ke depan rumah sakit tersebut akan diresmikan (Tribun/news)"

Secara technical, emiten dengan kode SILO ini memiliki harga yang cukup tinggi volume dan transaksi nya . Walaupun masih berada di saham kelas 2, tp saya pribadi menyukai model bisnis ini. Suka dan tidak suka saat ini Bisnis kesehatan menjadi hal yang penting untuk dilirik.
Pegang Saham ini 3-4 tahun kedepan

Buy On Weeknes

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Suksma 
@MSA

30 April, 2015

Sell on May, and Go Away !


Hari (30/04/2015) IHSG terjun bebas menuju ke kisaran Pisikologi di 5.000. Kebiasaan para Investor dalam bulan Maret dan April adalah melihat laporan keuangan semeter I semua Emiten. Dan tentunya kita sudah tahu kalau hampir rerata emiten Big Cap memberikan Laporan Kuangan diluar ekspetasi Pasar. 
Contoh mudahnya :

  1.  Telkom Indonesia (TLKM), keuntungan per semeter 1 hanya mencapai Rp38.8 T, sedangkan ekspektasi pasar diatas Rp 41 T
  2. Charoen Phopan (CPIN), laba bersih kuartal I anjlok 35% YoY 
  3. Bank Central Asia (BBCA), walaupun keuntuangan naik tipis, tp EPS BCA hanya Rp 165, sedangkan ekspektasi pasar di kisaran Rp 190 per sahamnya 
  4. Pertumbuhan ekonomi Pemerintahan Presiden Jokowi yang menargetkan diatas 5,2%, kemungkinan ada pada kisaran dibawah 5%
Tapi dari kejadian ini, adalah kesempatan untuk melakukan Akumulasi beberapa saham pilihan : 
  1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) harga sudah terdiskon hampir 8%
  2. Bank Mandiri (BMRI) harga sudah terdiskon hampir 10%
  3. Semen Gresik (SMGR) saya lupa menghitung discontnya
Dari beberapa laporan diatas, sangat wajar Asing dan Domestik melepas kepemilikan saham meraka. Dan kemungkian bila Mei 2015 IHSG melorot dibawah 5.000, saya pesimis IHSG akan mencapai 6.000 di akhir tahun. Yang jelas, ini masih dalam koridor yang tepat, asalkan kita memilih Emiten yang mempunyai Fundamental yang kuat.

Selamat berjuang !!!


Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan
* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

27 April, 2015

SMGR - Semen Gresik, siapa yang tidak kenal ?


Menarik banget kalau kita teliti Emiten ini, sudah pasti kita mengenal Semen Gresik. Kalau dipasaran, saat ini harga satuan Semen per sak ada di atas Kompetitor lainnya. Ekspansi yang cukup agresif di dalam maupun di luar negeri ( Myanmar dan Vietnam) sedikit memberikan angin segar untuk Jangka Panjang.

Sempat terkoreksi cukup dalam karena kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Semen, menjadikan Harga Saham ini menurun bersama emiten sejenis. Namun secara akumulasi masih diatas rekan - rekan lainnya. Bila di bandingkan Holcim (SMCB) , SMGR masih diatasnya.
Secara teknikal, saham ini sudah cukup murah, dengan nilai di bawah Rp 13.000, Indikator BB sudah menentukan batas bawahnya, dan MACD sudah berapa di posisi tengah.

Buy on Wekness .....

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan

* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE


Suksma 
@MSA

30 October, 2014

Aneka Tambang (ANTM) Technical begitu Menggoda

Aneka Tambang, perusahaan Plat Merah yang bergerak di bidang pertambangan dengan produk utamanya adalah Logam Mulia. 
Kalau dilihat kondisi Emas pada tahun 2014 ini, mengalami penurunan cukup tajam selama 2013. Penurunan harga emas ini menjadi penyebab berkurangnya keuntungan yang diperoleh pada media kuartal ke III. Terlepas dari harga emas yang semakin turun, ANTM sedang gencar membangun SMELTER untuk mengolah Ore ke bahan jadi / setengah jadi. 

Pada awal bulan ini juga ANTM sudah merealisasi dan finalisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 x 30 Megawatt di Pomala. Pembangkit ini untuk mengejar pembangunan Smelter yang ditargetkan selesai 2015.

Long Term dengan kondisi harga yang sudah di bawah, saya coba untuk membeli saham pembuka. Rencananya akan saya pegang sampai 2-3 tahun kedepan 

Untuk investor 
Silahkan di cek email dan Google drive nya disini , bulan ini cukup lumayan Return yang diperoleh. Semoga selalu mendapat jalan yang terbaik bulan depan

* Ini hanya untuk sharing uneg-uneg, bukan untuk Rekomendasi Jual / Beli. Jangan coba di rumah sendirian kalau tidak pakai pengaman ! Saya tidak bertanggung jawab atas hasil yg diperoleh, baik untung maupun rugi, karena sudah jadi rejeki masing - masing :)

FEEL FREE FOR SHARE

Suksma 
@MSA